Koperasi Dalam Berbagai Struktur Pasar
a. Bagaimana penguatan
struktur pasar bagi berbagai kegiatan produksi yang dilakukan Koperasi?
Penguatan
struktur pasar bagi kegiatan produksi oleh koperasi dengan cara meningkatkan
kapsitas produktif para anggotanya, sehingga mampu menghadapi struktur dalam
persaingan pasar yang menekankan pada
norma efisiensi. Dengan demikian koperasi harus mampu menjadikan para anggotanya
lebih produktif dan lebih efisien dalam berkoperasi.
Dengan
dasar ini yang menjadi produsen pengorganisasian koperasi selalu berkaitan
dengan kehematan skala (economics of scale) karena adanya sifat kekakuan satuan
investasi (indivisibility of investment), jaminan kualitas termasuk semangat
baru akan kesadaran lingkungan hidup dan lain-lainnya. Pengolahan bersama
(produk untuk nilai tambah) dan pemasaran bersama secara selektif sesuai
struktur pasar komoditas (untuk memperbaiki posisi tawar dan menekan resiko).
kerjasama pasar untuk mendapatkan harga yang kompetitif dengan jaminan kualitas
produk yang lebih baik.
b. Apakah struktur
pasar yang dapat menumbuhkembangkan usaha dan kegiatan Koperasi?
Iya,
Struktur pasar dapat menumbuhkembangkan usaha dan kegiatan Koperasi, karena
penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri
kegiatan dan usaha seperti jenis produk yang dihasilkan,banyaknya perusahaan
dalam industri dan mudah tidaknya keluar atau masuk dalam kegiatan industri
atau kegiatan koperasi. Koperasi memliki
berbagai struktur pasar yaitu:
Koperasi Dalam Pasar Persaingan Sempurna
Suatu pasar disebut bersaing sempurna jika terdapat
banyak penjual dan pembeli sehingga tidak ada satu pun dari mereka dapat
mempengaruhi harga yang berlaku; barang dan jasa yang dijual di pasar adalah
homogen; terdapat mobilitas sumber daya yang sempurna; setiap produsen maupun
konsumen mempunyai kebebasan untuk keluar-masuk pasar; setiap produsen maupun
konsumen mempunyai informasi yang sempurna tentang keadaan pasar meliputi perubahan
harga, kuantitas dan kualitas barang dan informasi lainnya; tidak ada biaya
atau manfaat eksternal berhubungan dengan barang dan jasa yang dijual di
pasar.
Koperasi Dalam Pasar Monopoli
Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar di mana
hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini
adalah seorang penjual atau pasar "monopolis".
Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti).
Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti).
Koperasi Dalam Pasar Monopolistik
Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar
di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi
memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual pada pasar monopolistik tidak
terbatas, namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter
tersendiri yang membedakannya dengan produk lainnya. Contohnya adalah :
shampoo, pasta gigi, dll. Meskipun fungsi semua shampoo sama yakni untuk
membersihkan rambut, tetapi setiap produk yang dihasilkan produsen yang berbeda
memiliki ciri khusus, misalnya perbedaan aroma, perbedaan warna, kemasan, dan
lain-lain.
Koperasi Dalam Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah pasar di mana penawaran satu
jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih
dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.
Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.
c. Bagaimana kedudukan
anggota Koperasi dalam kontribusinya dan manfaat yang diperolehnya?
Anggota
koperasi adalah salah satu pihak yang menentukan keberhasilan sebuah Koperasi,
Badan Pengawas dan Manager tidak akan membuat sebuah koperasi dapat berkembang
tanpa adanya partisipasi yang aktif dari para anggotanya. Anggota koperasi adalah pemilik dan sekaligus sebagai pengguna jasa
koperasi, maju dan mundurnya
koperasi ber asal dari
anggota koperasi dan dapat
berkembang dengan baik
bilamana anggota dan pengurus dapat berperan aktif terhadap kemajuan koperasi. Kontribusi dan partisipasi anggota merupakan kunci keberhasilan
organisasi dan usaha koperasi untuk meningkatkan peran serta orang-orang yang
mempunyai visi dan misi yang sama dalam mengembangkan organisasi maupun usaha
koperasi. kontribusi anggota koperasi berarti anggota memiliki keterlibatan mental dan
emosional terhadap koperasi, memiliki motivasi berkontribusi kepada koperasi,
dan berbagai tanggung jawab atas pencapaian tujuan organisasi maupun usaha
koperasi. Dalam koperasi akan menimbulkan suatu kebajikan yakni kejujuran,
loyalitas, ketepatan yang cerdas, partisipasi yang adil, disiplin dan keteguhan
terhadap ikatan perjanjian.
Manfaat yang diperoleh untuk anggota koperasi:
·
Dapat meningkatkan penghasilan anggotanya. Anggota bisa
meningkatkan penghasilan melalui kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh koperasi.
- Menumbuhkan
semangat berwirausaha di hati para anggotanya koperasi juga memiliki
tujuan untuk melayani secara baik keperluan para anggotanya sehingga
keperluan anggotanya dapat tercukupi.
- Dengan adanya
koperasi akan membuat anggotanya lebih mandiri. Anggota bisa mencari uang
sendiri dengan berusaha tanpa harus menggantungkan pendapatan dari orang
lain.
- Koperasi
mengajarkan kepada anggotanya untuk selalu bersikap jujur dalam melakukan
usaha, tidak hanya itu koperasi juga mengedepankan sifat terbuka dalam
pengelolaan koperasi.
- Koperasi akan
mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai dan jauh dari keributan hal ini
dikarenakan asas koperasi itu sendiri yang berlandaskan kekeluargaan.
Sumber Referensi:
Komentar
Posting Komentar